Resume Novel Negeri Para Bedebah
Disusun oleh:
Nama : T. Hasnashran ‘Azizi
A. Identitas
Buku
1. Judul Buku : Negeri Para Bedebah
2. Pengarang : Tere Liye
3. Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
4. Tahun Terbit : 2013
5. Jumlah Halaman : 440 Halaman
6. Harga Buku : 90.525
7. Jenis Buku : Aksi, Fiksi
B. Ringkasan
Isi Buku
Novel karya Tere Liye ini
berbeda dengan novel sebelum-sebelumnya. Kali ini Tere Liye mengangkat genre
politik ekonomi, berbeda dengan yang sebelumnya yang bergenre romantisme dan
keluarga. Novel ini sangat menarik bagi pembaca, khususnya bagi para pembaca
dewasa yang menyukai dunia politik dan ekonomi.
Tokoh utama dalam novel ini
bernama Thomas. Thomas adalah konsultan keuangan profesional yang dikenal
secara internasional. Ia lulusan universitas ternama dan kerap melanglang buana
sebagai pembicara terkait ekonomi dan keuangan yang dipakarinya. Tidak banyak
yang tahu kalau Thomas tergabung dalam sebuah klub petarung semacam dalam film
Fight Club bersama sejumlah orang penting, di lantai enam sebuah gedung
perkantoran di Jakarta. Dan hampir tidak ada yang tahu siapa sesungguhnya dan
dari mana ia berasal. Kecuali, tentu saja, keluarga dan orang-orang yang dekat
dengan keluarganya. Tapi bagi keluarganya, Thomas yang kereap disapa Tommie,
keponakan dari Om Liem, pemilik Bank Semesta.
Umurnya 33 tahun tapi dia sudah sering menjadi
pembicara dalam acara-acara bergengsi di dalam maupun luar negeri dengan
pesertanya adalah pimpinan-pimpinan perusahaan. Ia sendiri memiliki perusahaan
konsultan yang ternama. Ia pandai memotivasi dan memberi masukan yang jitu
untuk para klien bisnisnya. Dalam cerita, Thomas memiliki karakter cerdik,
gesit, cerdas, fisik kuat, humoris, tampan. Kesibukannya bahkan melebihi
kesibukan presiden. Dalam novel ini kalian akan tercengang bagaimana media bisa
disetir oleh Thomas, orang-orang petinggi negeri ini bisa percaya dengan
Thomas.
Dibalik gemilangnya karir
Thomas, ternyata ia memiliki masa lalu yang menyedihkan. Papa-Mamanya meninggal
dalam kebakaran rumah ketika ia sedang mengantar susu untuk
tetangga-tetangganya. Rumahnya dibakar oleh warga yang merasa dikhianati oleh
usaha Arisan-Berantai yang didirikan Papanya dan Om Liem, pamannya.
Tapi bagi keluarganya,
Thomas adalah keponakan dari Om Liem, pemilik Bank Semesta. Tidak lama setelah
tiba di Jakarta setelah perjalanan ke London, ia mengetahui komplikasi yang
melanda Bank Semesta. Ram, orang kepercayaan Om Liem, yang memberitahukan
kepadanya.
Thomas dipanggil ke kediaman
Om Liem karena rumah Om Liem telah dikepung. Om Liem akan dibawa ke penjara,
hanya kondisi istrinya yang sedang pingsan yang menangguhkan. Perintah
penangkapan Om Liem sudah efektif. Om Liem memanggil Thomas agar mau menjaga
Tante Liem dan adik-adik sepupu Thomas yang semuanya perempuan.
Sesungguhnya menolong Om
Liem bukanlah hal yang mudah dilakukan Thomas. Ia membenci Om Liem karena
menganggap pamannya itu berperan dalam peristiwa tewasnya kedua orang tuanya
dua puluh tahun silam. Tapi operasi seluruh cabang Bank Semesta terancam akan
ditutup. Dua hari lagi, tepatnya hari Senin, nasib Bank Semesta akan diputuskan
oleh otoritas bank sentral. Lalu dua nama dari kegelapan masa silam muncul
dalam ingatan Thomas. Maka, sebuah rencana nekat segera dirumuskan dalam
benaknya. Ia akan menyelamatkan Bank Semesta meskipun kebenciannya pada Om Liem
masih mengendap. Dan sebagai langkah pertama, ia harus melarikan Om Liem.
Karena tanpa tanda tangan Om Liem tidak ada satu pihak pun yang bisa membekukan
Bank Semesta. Setelah menyembunyikan Om Liem, Thomas akan menjalankan
rencananya sambil memosisikan dirinya sebagai pihak yang tidak berkepentingan.
Dalam dua hari itu, Thomas
bersusah payah mempertahankan Bank Semesta agar diselamatkan oleh pemerintah.
Ia membawa kabur Om Liem, mengelabui para polisi, menyimpan Om Liem di tempat
tersembunyi, kemudian mendatangi orang-orang berpengaruh yang akan menentukan
Bank Semesta akan diselamatkan atau tidak. Tanpa perlu bimbang, dicari polisi
seluruh Indonesia, Thomas dengan cerdiknya bisa mendatangi orang-orang tersebut.
Ibu Menteri, Putra Mahkota, petinggi lembaga keuangan, dan juga media berhasil
ia pengaruhi. Disela pertempurannya itu, ia ditemani seorang wartawan muda
bernama Julia. Julia wartawan muda yang melibatkan dirinya sendiri ke dalam
kasus Bank Semesta awalnya karena ia tidak menyukai Thomas yang bisa dengan
mudah mengelabui media. Dengan beberapa intrik dan rekayasa cerdik yang
dilakukan Thomas, mengelabui polisi-polisi, ia dan Julia menyelesaikan misi
dengan baik. Bank Semesata diselamatkan oleh pemerintah. Tentu saja dalam
petarungan ini, Thomas dibantu teman-teman dekatnya. Maggie, Erik, Rudi, Julia,
Kadek, Randy. Mereka adalah tokoh-tokoh pembantu dalam novel ini. Secara
kebetulan, temen-temannya di klub petarung yang rahasia itu menjadi penyelamat
Thomas. Tapi di akhir cerita, kalian akan dikejutkan dengan sebuah penghianatan
dari orang terpercaya.
Kelebihan dari novel ini
adalah dapat mengajarkan kita menjadi orang yang mandiri dan menjadi orang yang
selalu berusaha. Kita juga tidak boleh mudah menyerah pada keadaan.Nilai
persahabatan dan setia kawan juga sangat kental dalam novel ini. Persahabatan
memang tidak bias terpisahkan oleh apapun. Meski telah berpisah lama, seorang
sahabat tidak mungkin melupakan begitu saja. Ketika tertimpa masalahpun, sahabat
akan siap menjadi orang yang akan membantu dan berdiri di barisan paling ujung.
Persahabatan tidak mengenal perbedaan umur dan waktu. Asalkan saling nyaman,
saling mengerti, dapat menyatukan pikiran, sahabat akan jadi sosok yang sangat
menyenangkan. Sama seperti yang dialami Thomas, saat ia perlu bantuan, entah
mengapa selalu saja ada sahabat yang dating untuk membantunya. Rela berkorban
untuknya. Semua itu dilakukan demi sahabat. Demi orang yang selama ini selalu
ada ketika kita butuhkan.
Selain beberapa kelebihan, novel ini
juga memiliki beberapa kekurangan. Novel ini memiliki tingkat bahasa yang cukup
tinggi. Banyak istilah yang tidak akan dimengerti oleh kaum awam.
Istilah-istilah yang terkandung juga hanya dapat ditemukan di kosa kata politik
ekonomi. Seperti subprime montage, preventive strike, indeks saham, CFO, CEO,
dll (Bab I).

mantapp
BalasHapusMakasihh
HapusGoooddd
BalasHapusWoiya dong
Hapuslanjutkan
BalasHapusMakasih hahaha
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTau aku maksudmu zim
BalasHapusJelasss
HapusBagus lanjutkan
BalasHapusmantapp
BalasHapusMakasihh
Hapusthank you for your review!!! Gotta read this book later. xx
BalasHapusOkayy, can't wait for it!
Hapus👍👍👍👍
BalasHapusbuat yang belom nonton dilan bisa baca nih
BalasHapus