Selasa, 18 Desember 2018

Review Novel Dilan : Dia adalah Dilanku Tahun 1990


Review Novel
Dilan : Dia adalah Dilanku Tahun 1990









Disusun oleh:
Nama : T. Hasnashran ‘Azizi


A.  Identitas Buku
1.    Judul Buku : Dilan “dia Dilanku Tahun 1990’’
2.    Pengarang : Pidi Baiq
3.    Penerbit : PT Mizan Pustaka
4.    Tahun Terbit : 2015
5.    Jumlah Halaman : 330 Halaman
6.    Harga Buku : 55.000
7.    Jenis Buku : Roman, Fiksi

B.  Ringkasan Isi Buku
“Dilan: dia adalah Dilanku 1990” adalah novel ke sembilan dari penulis yang bernama Pidi Baiq.  Seorang pria multitalenta, yang lahir di Bandung, 8 agustus 1972. Pidi Baik adalah seorang seniman yang punya banyak kelebihan. Selain sebagai seorang musisi dan pencipta lagu, ia juga seorang penulis, ilustrator, pengajar dan komikus. Banyak tuliasan yang telah dihasilkan oleh seorang seniman ini. Diantaranya buku yang berjudul Drunken Monster, Drunken Molen, Drunken Mama, Drunken Marmut, Al-Asbun, At-Twiter,  Hanya Salju Pisau Batu dan pidi baik juga menulis novel yang berjudul “Dilan: Dia Adalah Dilnku Tahun 1990.”
Novel ini berceritakan tentang seorang remaja, bernama bernama Dilan, dia  adalah anggota geng motor. Termasuk anak nakal, namun dari sisi lain ada hal yang sangat positif darinya. Suatu saat dia jatuh cinta kepada perempuan anak baru di sekolahnya, yang bernama Milea. Anak gadis ini awalnya bingung cara bagaimana dilan berkenalan degan Milea. Cerita ini memang sangat di gemari oleh kalangan remaja khusunya kaum hawa, ketika kita membaca novel ini membuat kita terbawa suasana cerita yang menyenangkan. Apalagi novel ini berceritakan kisah percintaan remaja SMA, yang ceritanya dikemas seromantis mungkin dengan beberapa kejadian lucu dan konyol yang di gamabarkan Pidi Baiq dalam novel Dilan: dia adalah Dilanku 1990.Novel dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990 menceritakan tentang kisah cinta Milea. Milea adalah seorang murid baru pindahan dari Jakarta, yang bertemu dengan Dilan, seorang yang mengaku peramal. Peramal itu meramal dengan trik – trik yang unik, yang menyebabkan Milea tertarik dengan peramal itu. Mau tidak mau, Milea mulai mencari tahu tentang Dilan sang peramal.
Dinovel ini, terdapat kalimat – kalimat yang unik seperti, “Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja”. Perkataan dari Dilan itu membuat hati Milea berdebar-debar, mungkin ia kaget atas ucapan Dilan.
Dilan mendekati Milea dengan cara yang tidak biasa, mungkin itu yang membuat Milea selalu memikirkannya. Dilan memberikan coklat kepada Milea melalui tukang pos, Dilan membawa Bi Asih untuk memijiti Milea saat sedang sakit, Dilan memberikan hadiah Teka Teki Silang pada Milea sebagai hadiah ulang tahun dengan sebuah tulisan “Selamat ulang tahun, Milea. Ini hadiah untukmu, Cuma TTS. Tapi sudah kuisi semua. Aku sayang kamu. Aku tidak mau kamu pusing kaena harus mengisinya. Dilan”
Keunggulan novel dilan: dia adalah Dilanku tahun 1990 terdapat pada isi novel yang kebanyakan adalah cerita tentang percakapan. Hal ini memudahkan pembaca yang tidak terlalu menyukai permainan kata yang terkesan berbelit-belit. Bahasa yang digunakan penulis juga merupakan bahasa santai dan mengundang tawa. Di novel ini banyak sekali tokoh pendampingnya. yang paling menarik, ada ilustrasi para tokoh di halaman depan. Juga ada ilustrasi adegan di beberapa halamannya, membuat novel ini terlihat berbeda dari novel roman pada umumnya. Novel ini mengajarkan bagaimana cara kita menjaga pasangan, agar hubungan bertahan lama dan komunikasi lancar. Dilain itu,cerita pada novel ini begitu santai dan ringan, sehingga pembaca tidak membutuhkan waktu yang teralu lama untuk membacanya hingga selesai
Kelemahnya adalah terdapat pada gurauan-gurauan yang digunakan dalam beberapa percakapan. Karena novel ini menceritakan tentang kisah cinta pada tahun 1990, percakapan dan gurauan yang digunakan juga masih berkaitan dengan tahun 1990. merupakan sebuah kesulitan tersendiri bagi pembaca yang bukan merupakan angkatan 1990.
Ada beberapa kalimat yang terdengar aneh seperti banyak percakapan yang tidak nayambung, barangkali pengaruh latar waktu tahun 1990
Di dalam novel ini, terlalu menonjolkan karakter dilan dan lebih banyak bercerita tentang dilannya saja. Sehingga peran Milae dalam novel tersesebut seperti terabaikan. Novel ini di khususkan untuk kalangan terbatas, tidak semua umur diperbolehkan membaca novel yang bergenre roman. Novelnya terkesan mewah, karena novelnya terlalu tebal padahal isi tulisan tidak terlalu memenuhi lembar kertas.

18 komentar: